Fakta dan Pesan Moral dari Novel Epik Rahuvana Tattwa

Cerita Ramayana merupakan salah satu epos terbesar di dunia. Epos yang lahir di negeri India ini mengisahkan peperangan antara bangsa Mannusa (keturunan mannu) yaitu Rama dan bangsanya dengan bangsa Rakhsasa yaitu Rahwana dan bangsanya.

Bagaimana Mencapai Cita-cita dengan Gembira

Semua manusia mempunyai cita-cita. Ada yang mempunyai cita-cita besar, adapula yang tidak muluk-muluk. Perlu kamu ketahui sesederhana apapun sebuah cita-cita membutuhkan perjuangan.

Menjadi Mahasiswa yang Berprestasi

Siapa sih yang tidak mau dikatakan “mahasiswa berprestasi”? Tentu semua mahasiswa sangat ingin. Menjadi mahasiswa berprestasi merupakan predikat yang sangat membanggakan bagi setiap orang.

Realita yang Harus Dilakukan Mahasiswa

Masa mahasiswa adalah waktu dimana kita bisa bebas berekspresi sesuai dengan apa yang kita inginkan. Banyak yang beranggapan bahwa saat menjadi mahasiswa maka akan mempunyai waktu luang yang banyak. Kita akan banyak waktu bermain kalau jadi mahasiswa.

10 Hal Agar Kita Bahagia

Setiap manusia mempunyai kebutuhan berupa hidup yang bahagia dan nyaman. Kebahagiaan tidak dapat diukur dengan jumlah materi dan kekayaan, melainkan sesuatu yang abstak.

10 Hal Agar Kita Bahagia

Setiap manusia mempunyai kebutuhan berupa hidup yang bahagia dan nyaman. Kebahagiaan tidak dapat diukur dengan jumlah materi dan kekayaan, melainkan sesuatu yang abstak. Orang kaya raya belum tentu bahagia, dan sebaliknya pemulung belum tentu tidak bahagia. Lalu bagaimana mendapatkan rasa bahagia dalam hidup?

1. Bersyukur

bersyukur via mushmello.com
Cara paling ampuh menjadi bahagia adalah selalu bersyukur. Apapun yang kita punya wajib kita syukuri dan nikmati sebagai karunia tuhan.
"saat kita bersyukur maka tuhan akan menambahkan nikmatnya, sedangkan jika kita ingkat maka Ia akan mencabut nikmatnya"
Agak susah dijelaskan memang karena istilah diatas adalah istilah agama. Secara sederhana, saat kita bersyukur pada apa yang kita miliki maka nafsu-nafsu negatif untuk menguasai yang bukan milik kita akan terkendalikan. Bersyukur bukan berarti pasrah. Bersyukur adalah melimpahkan kebahagiaan kepada apa yang kita miliki dan mencari rejeki dengan cara yang benar.

2. Berguna bagi orang lain

Relawan
Perlu kita mengerti bahwa manusia adalah manusia sosial. Kita tidak bisa hidup sendiri di dunia. Cobalah kalian melakukan hal yang berguna bagi orang lain, minimal tidak menyusahkan orang lain. Bagi para pemuda, tidak ada salahnya menjadi relawan/volunteer untuk acara pekan amal atau penggalangan dana bantuan. Lakukanlah dengan hati gembira dan niat yang tulus, maka niscara kebahagiaan akan datang kepadamu.

3. Mempunyai pikiran yang terbuka

Berpikiran Terbuka
Ibarat katak dalam tempurung, ada beberapa orang yang hanya peduli dengan apa yang ada di sekitarnya. Marilah kita berusaha membuka pikiran agar mempunyai pandangan yang luas. Cobalah melihat sesuatu hal dari sudut pandang orang lain.
“kadang kebenaran bersifat relatif, maka lihatlah suatu masalah dari berbagai sudut pandang”
Saat mempunyai pikiran terbuka maka kita akan menjadi pribadi yang bijaksana. Kebijaksanaan inilah yang secara tidak langsung akan membuat kita bahagia.

4. Mempunyai hati yang terbuka

Happy
Setelah pikiran kita terbuka maka langkah selanjutnya adalah membuka hati kita. Jadilah pribadi yang selalu perduli kepada sesama dan berwelas asih. Hilangkan keegoisan dan kesombongan diri dan gantikan dengan kepedulian dan kasih sesama.
“Bukalah hatimu maka dunia akan membukakan pintu padamu”

5. Selalu belajar

Belajar Dance
Terkadang kita merasakan kebingungan apa yang harus dilakukan dalam hidup. Lama-kelamaan pikiran kita akan didera kegalauan. Hal yang perlu dilakukan adalah melakukan hal baru dan teruslah belajar. Belajar bisa membaca buku, berlatih, atau belajar sikap yang berkaitan dengan pengembangan diri.

6. Melakukan hobi yang menyenangkan

Painting
Manusia mempunyai batas limit dalam melakukan rutinitas sehingga membutuhkan refreshing untuk mengembalikan performanya. Hobi adalah pilihan yang tepat bagi anda untuk membuat anda lebih bersemangat sekaligus meningkatkan rasa bahagia.

7. Berusaha selalu tersenyum

Keep Smile
“Pernahkah anda menjadi badmood karena melihat orang cemberut, atau sebaliknya anda menjadi goodmood setelah melihat orang tersenyum?”
Ibarat kita akan memilih rumah, senyum adalah halaman depan rumah. Hal pertama yang kita lihat dari orang lain adalah raut wajahnya. Kita akan bahagia jika melihat orang tersenyum dan sebaliknya. Untuk itu, agar lingkungan kita menjadi bahagia tetaplah tersenyum.

9. Mempunyai Banyak Saudara dan Teman

Friendship
Teman dan saudara adalah harta yang tidak ternilai harganya. Mempertahankan mereka berarti kalian memiliki investasi untuk hidup yang bahagia. Selalu jagalah hubungan baik dengan mereka,

10. Selalu Memperbaiki Diri

lalaalalalal
Kita terlahir ke dunia seperti kertas kosong. Hari demi hari kita menggoreskan tinta pada kertas itu hingga terbentuklah kepribadian kita. It’s okey jika kalian pernah melakukan kesalahan, jadikan itu sebagai pembelajaran. Selalu perbaiki diri kalian agar menjadi pribadi yang bijaksana dan teladan.

baca juga: Hakikat Manusia Terlahir di Dunia

Hakikat Manusia Terlahir di Dunia

Ada yang mengatakan bahwa “engkau lahir adalah sebuah masalah, apalagi menjalani kehidupan ini”. Banyak dilema yang dihadapi manusia selama hidupnya. Mungkin ungkapan tersebut tidaklah sepenuhnya salah, tetapi marilah kita kembali kepada hakikat kita sebagai manusia di dunia. Sebenarnya apa hakikat kita lahir di dunia?

1. Pemimpin Bumi VS Penguasa Bumi

Kompasiana
Dalam istilah agama manusia terlahir di dunia sebagai Khalifah/Pemimpin. Pemimpin dalam hal ini bukan berarti anda menguasai dunia atau kelompok. Pemimpin berbeda dengan penguasa. Penguasa berarti seseorang yang mempunyai kuasa terhadap yang dikuasai, penguasa bumi berarti seseorang yang bebas melakukan apapun terhadap bumi, karena bumi adalah miliknya. Berbeda dengan pemimpin yang berarti menjadi bagian dari bumi untuk menjadi lebih baik. Pemimpin bumi berarti seseorang yang merupakan bagian dari bumi dan menjadikan bumi lebih baik.

2. Manusia Menimbulkan Masalah di Bumi

Hijauku
Sifat dasar manusia adalah selalu ingin memenuhi kebutuhannya. Awalnya ingin memenuhi kebutuhan makan minum, lalu pakaian dan tempat tinggal. Semakin berkembang dan banyaknya manusia di bumi membuat kebutuhan manusia semakin kompleks. Manusia menginginkan rumah yang mewah. Tanah ditutupi beton agar tidak becek. Menggunakan bahan kimia untuk hidup yang instan, dan lain-lain. Kebutuhan manusia modern ini banyak yang bertentangan dengan bumi. Seiring gaya hidup yang tak ramah lingkungan muncullah berbagai bencana alam dan penyakit.

3. Manusia Seperti Serigala, Akan Membunuh Satu Sama Lain

Serigala
Semakin hari kehidupan di bumi semakin keras dan berkompetisi. Manusia melakukan segala cara agar dapat memenuhi kebutuhannya. Homo homini lopus (manusia adalah serigala bagi sesamanya) merupakan istilah yang muncul karena banyak manusia yang melakukan cara-cara buruk untuk mencapai kebutuhannya.

4. Manusia Membuat Norma untuk Hidup yang Tertata

Rapat Menentukan Undang-undang
Berbeda dengan binatang, manusia mempunyai akal. Masalah-masalah yang terjadi membuat manusia membutuhkan norma/aturan. Kehidupan manusia akan menjadi tertata karena aturan yang dibuat oleh manusia sendiri.

5. Kerusakan akan Menjadi Penyesalan Manusia

Kerusakan Perang
Kerusakan yang sudah terjadi tidak dapat kita ulang kembali. Tetapi banyak pelajaran yang dapat diambil dari hal tersebut. Bencana akan mengingatkan manusia pada bagaimana menjaga lingkungan, peperangan mengingatkan pada toleransi. Yang tersisa setelah kerusakan hanyalah penyesalan.

6. Manusia akan Kembali pada Hakikatnya

Damai broo,,
Kerusakan di muka bumi menyisakan penyesalan pada manusia. Tetapi, bagi manusia yang bernurani akan menemukan hikmah dari kerusakan itu. Kita akan menemukan hikmah dari kejadian pahit akibat meninggalkan norma yang ada.

7. Manusia Harus Saling Menjaga dan Mengingatkan

Saling Mengingatkan
Sejarah menunjukkan bahwa perang dan berbagai bencana lain terulang. Manusia sering lupa terhadap apa yang sudah terjadi. Untuk itu kita harus saling menjaga dan mengingatkan agar kedamaian di bumi senantiasa terjaga

baca juga: 10 Hal Agar Kita Bahagia