Siapa sih yang tidak mau dikatakan “mahasiswa berprestasi”? Tentu semua mahasiswa sangat ingin. Menjadi mahasiswa berprestasi merupakan predikat yang sangat membanggakan bagi setiap orang. Perlu kalian ketahui, untuk menjadi berprestasi tentu banyak pengorbanan yang dilakukan. Sebelum kalian benar-benar ingin menjadi mahasiswa berprestasi, apakah kalian sudah siap melakukan hal-hal yang harus dilakukan semua mahasiswa berprestasi. Berikut cara-cara
menjadi mahasiswa berpretasi:
1. Mempunyai Visi untuk Menjadi Manusia yang Berkontribusi
Prestasi diawali dengan visi yang jelas. Visi adalah pegangan seseorang dalam mencapai apa yang diinginkan. Jika kamu mempunyai keinginan menjadi mahasiswa berprestasi, tanyakan dulu kepada dirimu sendiri kenapa dirimu harus berprestasi.
Niatkanlah prestasi yang akan kamu tidak hanya untuk dirimu saja, melainkan juga berguna bagi orang lain. Visi menjadi manusia yang berguna dan berkontribusi harus ditanamkan dengan baik di dalam sanubarimu. Niat awalmu sangan berpengaruh terhadap prosesmu mencapai tujuanmu. Jika niat berprestasi hanya sebatas mengejar nafsu ingin dihargai maka akan sangat mudah luntur dan hilang. Sebaliknya jika niatmu besar dan baik, maka kamu akan selalu mengingatnya.
2. Mempunyai Pandangan yang Luas dan Terbuka
 |
| Open mind via http://1.bp.blogspot.com/ |
Mahasiswa yang berprestasi mempunyai pandangan yang luas dan terbuka. Pandangan yang luas dapat kamu peroleh dari banyak membaca dan belajar. Tingkatkan kemampuan bahasa asingmu untuk mempermudah menyerap informasi dari berbagai bahasa.
Pandangan juga harus terbuka lebar. Sadarlah bahwa dirimu adalah pribadi diantara milyaran manusia dengan ras, agama, suku yang berbeda. Belajarlah untuk melihat segala hal dari sudut pandang yang berbeda karena tidak semua orang melihat dari sudut pandangmu.
3. Mempunyai Target yang Konkret
 |
| Target via crunchyblogger.com |
Mahasiswa berprestasi mempunyai target setiap semesternya. Target berguna menjadi cambuk agar ia tidak terlena pada rutinitas atau kebingungan karena tidak ada aktivitas. Tuliskan target yang kamu inginkan dalam semester dan tahun ini. Dengan kamu menuliskan berarti kamu berani untuk melaksanakan target yang kamu buat sendiri.
4. Tidak Asing dengan Kegagalan
 |
| Kegagalan via duniaprofesional.com |
Proses menuju kesuksesan tidak pernah mulus. Seorang Thomas Alfa Edison tidak serta merta menemukan bola lampu dalam sekali percobaan. Dia telah terbiasa gagal, bahkan sampai ratusan kegagalan. Begitu juga dengan dirimu yang ingin menjadi mahasiswa berprestasi. Biasakan dirimu dengan mencoba dan mencoba. Kegagalan bukanlah alasan untuk menghentikan ambisi muliamu.
5. Tidak Mudah Puas dengan Kesuksesan Kecil
 |
| Kesuksesan kecil via chesspartnerservices.com |
Perjuangan kalian sedikit demi sedikit akan terbayarkan oleh target yang tercapai. Berikanlah apresiasi terhadap diri sendiri asalkan jangan berlebihan. Ingatlah, kalian mempunyai target-target lain dan visi yang masih jauh di depan. Lanjutkanlah perjuangan kalian, jangan terlena oleh kesuksesan kecil.
6. Belajar Memiliki Jiwa Kepemimpinan
 |
| Jiwa Kepemimpina via http://lno.case.edu/ |
Latihlah jiwa kepemimpinanmu dengan mengikuti organisasi intra dan ekstra kampus. Kalian akan mendapatkan pengalaman yang sangat berharga saat mengikuti organisasi. Anggarkan waktumu untuk belajar bersosialisasi dan berkontribusi dalam acara organisasimu. Jika kamu merasa mampu, pimpinlah kelompokmu dan laksanakan program kerja kalian. Percayalah, rasa lelah kalian akan terbayarkan dengan ilmu kepemimpinan yang membimbingmu menuju kesuksesan.
7. Selalu Menjalin Relasi
 |
| Relasi via apnapatiala.com |
Jangan habiskan waktumu sendiri dengan target-targetmu. Bersosialisasilah dengan teman-temanmu. Nikmatilah masa mudamu dengan bercanda tawa. Jalinlah relasi seluas mungkin dengan teman dari universitas, kota, atau negara lain.
8. Bekerja Sangat Keras dengan Gembira
 |
| Bekerja keras dan gembira via http://cdn.sheknows.com/ |
No Pain no Gain. Saat temanmu bermain atau tidur, kamu harus bekerja keras belajar dan berkarya. Hari-hari kalian adalah pilihan antara berjuang atau kalah. Deadline menjadi teman akrabmu saat mengerjakan tugas atau lomba. Tetapi kamu merasa gembira dan bersenang-senang dengan segala rintangan dalam hidup. Kamu sadar bahwa yang membuat orang dikatakan sukses adalah melalui prosesnya.
9. Memasrahkan Perjuangan kepada Tuhan
 |
| Berpasrah pada Tuhan via washtimes.com |
Manusia berjuang, Tuhanlah yang menentukan. Pasrahkan segala usahamu kepada Tuhan. Curahkan keinginan muliamu kepada Tuhan. Percayalah bahwa Tuhan akan selalu memberikan yang terbaik kepada hambanya yang selalu berusaha.
baca juga:
Realita yang Harus Dilakukan Mahasiswa